jakartaindonesianstudies.co.id – Pernahkah Anda bertanya-tanya apa tujuan hidup ini? Atau bertanya, mengapa saya di sini? Pada kenyataannya, agama merespons. Apakah Anda puas dengan jawaban agama?

Jika Anda tidak puas dengan respons agama atau tradisi Anda, Anda harus belajar filsafat. Setidaknya melalui studi filsafat Anda dapat menemukan metode yang cocok untuk memahami dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar ini.

berpikir

Filsafat bukan hanya sekedar kursus untuk saya. Filsafat adalah tindakan, kegiatan. Filsafat adalah kegiatan untuk merefleksikan secara mendalam pertanyaan-pertanyaan besar kehidupan manusia (yang merupakan tujuan hidup, jika Tuhan ada, adalah bagaimana mengatur organisasi dan masyarakat dan bagaimana hidup dengan baik) dan telah berusaha untuk menjadi rasional, kritis dan sistematis jawaban

Filsafat telah ada selama lebih dari 2000 tahun dan tidak dapat (pernah) memberikan jawaban yang jelas dan absolut, karena filsafat tidak memberikan jawaban absolut, tetapi menawarkan cara berpikir alternatif.

Ketika Anda mempelajari filsafat, Anda akan belajar tentang pemikiran para filsuf besar melalui sejarah manusia. Sebut saja nama-nama pemikir besar seperti Plato, Aristoteles, Immanuel Kant, Thomas Aquinas, dan Jacques Derrida. Cara berpikir mereka telah membentuk dunia seperti yang kita mengerti sekarang.

Beberapa mata pelajaran yang diajarkan filsafat moral, filsafat ilmu, filsafat budaya, filsafat politik, filsafat sejarah, logika, eksistensialisme dan sebagainya adalah. Mereka juga didorong untuk merefleksikan keadilan global, teori demokrasi dan etika biomedis. Bagi para profesional, filsafat juga sangat berguna untuk memperluas cakrawala pemikiran.

Keterampilan penting

Jika Anda mempelajari filsafat, Anda berkesempatan untuk: memikirkan masalah secara mendalam dan kritis, merumuskannya dalam bentuk lisan dan tertulis dalam argumen yang sistematis dan kritis untuk menyampaikan gagasan secara efektif dan berpikir secara logis dalam menghadapi masalah-masalah hidup yang tidak terduga.

Dengan mempelajari filsafat, Anda dilatih untuk menjadi orang yang lengkap, yaitu mampu berpikir secara mendalam, rasional, dan komunikatif. Apa pun profesi Anda, keterampilan ini sangat dibutuhkan. Di sisi lain, dengan mempelajari filsafat, Anda juga memiliki banyak pengetahuan yang membentang lebih dari 2000 tahun dalam sejarah manusia.

Kemampuan untuk berpikir secara logis dan abstrak, kemampuan untuk merumuskan argumen rasional dan kritis, dan kemampuan untuk mengkomunikasikan ide secara efektif, kritis dan rasional, memungkinkan mereka untuk bekerja di berbagai bidang komunikasi informasi, jurnalisme, penerbitan, konsultasi dan pendidikan, agama atau pengusaha.

Pengacara, profesional hukum, pendidik, pemimpin agama dan profesional bisnis memiliki ide yang sangat luas yang sangat berguna dalam mengembangkan diri dan profesi mereka. Jika Anda benar-benar ingin terlibat dalam filsafat, Anda dapat melanjutkan studi Anda di tingkat master dan doktoral dan kemudian mengajar di bidang filsafat.

Kemampuan khusus

Jika Anda mempelajari filosofi, Anda akan dapat melihat masalah dari semua pihak untuk berpikir secara kreatif, kritis dan mandiri, manajemen waktu dan diri dan berpikir fleksibel untuk mengelola kehidupan yang selalu berubah.

Philosophy mengundang Anda untuk memahami dan mempertanyakan ide-ide tentang kehidupan, nilai-nilai kehidupan dan pengalaman kami sebagai manusia. Beberapa konsep yang akrab dengan kehidupan kita, seperti kebenaran, alasan dan keberadaan kita sebagai manusia, juga dibahas secara kritis, rasional, dan mendalam.

Filosofi terbuka. Sekali lagi, filsafat tidak memberikan jawaban absolut yang berlaku seiring berjalannya waktu. Filsafat mengeluh, bertanya, dan berubah. Ini sesuai dengan semangat pendidikan sejati.

Filsafat mengajarkan kita untuk menganalisis dan mengekspresikan ide secara jelas dan rasional. Filsafat mengajarkan kita untuk mengembangkan dan mempertahankan pendapat dengan cara yang sehat, bukan dengan kekuatan otot atau hanya dengan kekuatan otoritas politik.

Filsafat adalah bagian penting dari kepemimpinan. Dengan belajar berpikir logis, dengan cara yang seimbang, kritis, sistematis dan komunikatif, Anda menjadi pemimpin ideal yang dibutuhkan saat ini di berbagai wilayah di Indonesia. Jadi tunggu apa lagi? Kami belajar filsafat!

Sumber: masterpendidikan.com

Baca Artikel Lainnya:

Cara Membulatkan Angka Pada Matematika

Mengenal Lebih Dalam Android

 

About Author: jakart22