jakartaindonesianstudies.co.id – Baris adalah urutan sekelompok item berdasarkan pada aturan tertentu. Setiap anggota kelompok diatur dalam urutan yang pertama, kedua dan seterusnya. Untuk mengekspresikan urutan / akhir urutan yang berlabel U_n. Garis juga dapat didefinisikan sebagai fungsi angka atau fungsi alami yang domainnya adalah set angka alami. Kemudian U_n = f (n).

Apakah Anda memiliki PR yang tidak memahaminya? Tanyakan kepada kami di forum StudioBelajar.com
Misalkan U_n = (2n + 1), jadi istilah keempat dari baris adalah U_4 = (2 (4) + 1) = 9.

Jumlah dari syarat-syarat urutan disebut seri. Penambahan strain ini dapat mengambil bentuk sigma. Serangkaian istilah U1, U2, U3, …, Un diekspresikan dalam fungsi f (n) = Un. F (n) = U_n memiliki seri seperti:

U_1 + U_2 + U_3 + cdots + U_n = jumlah batas_ {i = 1} ^ {n} {U_i}

Garis aritmatika
Garis aritmatika adalah garis yang mengevaluasi setiap nilai yang diperoleh dari istilah sebelumnya dengan penambahan atau pengurangan dengan angka b. Perbedaan antara nilai-nilai suku tetangga selalu sama, yaitu, b. Dengan cara ini:

U_n – U _ {(n – 1)} = b

Misalnya, baris 1, 3, 5, 7, 9 adalah garis perhitungan dengan nilai:

b = (9 – 7) = (7 – 5) = (5 – 3) = (3 – 1) = 2

Untuk mengetahui nilai suku ke-n dari urutan aritmatika, kita dapat mengetahui nilai suku k dan perbedaan antara suku-suku yang berdekatan (b). Rumusnya adalah sebagai berikut:

U_n = U_k + (n – k) b

Jika diketahui, nilai ekspresi pertama adalah U_k = a dan perbedaan antara batang (b), maka nilai k = 1 dan nilai U_n:

U_n = a + (n-1) b

Seri aritmatika
Seri aritmatika adalah jumlah dari istilah-istilah dari urutan aritmatika. Jumlah dari suku pertama pada suku ke-n dari urutan aritmatika dapat dihitung sebagai berikut:

S_n = U_1 + U_2 + U_3 + cdots + U_ {(n-1)}

atau bagaimana:

S_n + a + (a + b) + (a + 2b) + cdots + (a + (n-2) b) + (a + (n-1) b)

Jika dalam suku pertama hanya nilai a yang diketahui dan nilainya adalah suku ke-n, nilai deret aritmia adalah:

S_n = frac {n} {2} (a + U_n)

Persamaan dapat dibalik untuk menemukan nilai istilah ke-n:

S_n = U_1 + U_2 + U_3 + cdots + U_ (n-1).

S_ (n-1) = U_1 + U_2 + U_3 + cdots + U_ (n-1).

S_n – S_ (n-1) = U_n

Jadi, kita mendapatkan U_n = S_n-S_ (n-1).

menyisipkan
Jika Anda ingin membuat garis aritmatika dengan suku pertama yang diketahui (a) dan suku terakhir (p), Anda dapat memasukkan angka di antara dua angka tersebut. Sejumlah angka (potongan q) adalah istilah garis aritmatika dan menyajikan perbedaan antara batang sehubungan dengan (b). Baris perhitungan memiliki sejumlah istilah q + 2 dan memiliki bentuk:

a, (a + b), (a + 2b), (a + 3b), …, (a + q.b), (a + (q + 1) b)

Diketahui bahwa istilah terakhir:

(a + (q + 1) b) = p

Jadi nilai b dapat ditentukan sebagai:

b = crack {p-a} {q + 1}

Misalkan a = 1 dan p = 9, jika 3 angka dimasukkan antara a dan p, garis aritmia adalah:

Nilai q = 3
Jumlah istilah = q + 2 = 3 + 2 = 5
b = frac {9-1} {3 + 1} = frac {8} {4} = 2
Baris perhitungan: 1, 3, 5, 7, 9.

Sumber: Barisan Aritmatika

Baca Artikel Lainnya:

Cara mendaftar Paket Internet Smartfren 50 ribu

Mengenal Lebih Dalam Android

 

About Author: jakart22