Arti ombudsman

Sebenarnya, apa itu Ombdusman? Arti penting ombudsman adalah lembaga negara yang memiliki wewenang untuk mengawasi pelaksanaan layanan publik, baik yang dipegang oleh negara dan pemerintah, dalam hal ini BUMN, BUMD, BHMN dan BUMS atau individu yang ditugaskan untuk melakukan layanan publik.

Ombudsman hanya memeriksa pihak-pihak yang menggunakan APBN / APBD, baik sebagian maupun seluruhnya, termasuk sektor swasta / individu yang melakukan layanan publik tertentu. Dalam menjalankan tugasnya, Ombudsman bertindak sebagai pelindung perusahaan terhadap tindakan pelanggaran hak, penyalahgunaan wewenang, kelalaian, keputusan yang tidak adil, dan pusat administrasi yang dilakukan oleh penyedia layanan publik.

Istilah “ombudsman” berasal dari bahasa Skandinavia kuno di negara Swedia, yang berarti perwakilan, perwakilan, agen atau pihak yang diperlukan oleh pihak lain untuk mewakili kepentingan mereka.

Baca juga: Memahami Organisasi
Tugas ombudsman

Tugas ombudsman

Sebagaimana disebutkan di atas, fungsi Ombudsman adalah untuk memantau implementasi layanan publik yang dipegang oleh Negara dan Pemerintah, baik pusat maupun daerah, termasuk yang dipegang oleh BUMN dan BUMS atau individu yang dipercayakan dengan tugas menyelenggarakan layanan publik tertentu.

Tugas mediator adalah sebagai berikut:

Ditugaskan untuk menerima laporan dari publik tentang pelanggaran penyediaan layanan publik.
Selidiki laporan yang diterima dari publik. Dalam hal ini, Ombudsman memeriksa apakah laporan tersebut benar-benar sah dan mencari bukti, bahwa pihak yang dilaporkan telah mengambil tindakan yang dilaporkan.
Tindak lanjuti hubungan komunitas sesuai dengan otoritas mereka.
Berkoordinasi dan berkolaborasi dengan lembaga negara atau lembaga pemerintah lainnya dan komunitas dan lembaga individu …
Melakukan berbagai upaya untuk mencegah maladministrasi dalam implementasi layanan publik.
Lakukan tugas lain sesuai dengan hukum.

Baca juga: Memahami OJK
Tujuan dari ombudsman

Tujuan dari ombudsman

Tujuan utama pendirian Lembaga Negara ini adalah untuk mengatasi penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat pemerintah, untuk membantu aparat melakukan pemerintahan yang adil dan efisien dan mendorong pemerintah untuk bertanggung jawab dalam menyediakan layanan yang baik.

Rincian tujuan pendirian Ombudsman adalah sebagai berikut:

  • Menciptakan negara yuridis yang demokratis, adil dan makmur.
    Mendorong penerapan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien, jujur, terbuka dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
    Menciptakan dan / atau mempertahankan kondisi yang menguntungkan untuk pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme.
    Meningkatkan dan meningkatkan kualitas layanan publik di berbagai bidang sehingga masyarakat mendapat keadilan, keamanan dan kesejahteraan.
    Membantu mencegah dan memberantas praktik-praktik maladministrasi.
    Meningkatkan budaya hukum nasional, kesadaran hukum di masyarakat dan supremasi hukum berdasarkan kebenaran dan keadilan.

Baca juga: Memahami Lembaga Keuangan
Otoritas ombudsman
Otoritas ombudsman
Otoritas ombudsman

Dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan tujuannya, Ombudsman memiliki otoritas tertentu, yaitu:

Diotorisasi untuk meminta informasi lengkap dari pelapor tentang isi laporan yang dilaporkan.
Pihak berwenang memeriksa semua file kelengkapan pada laporan.
Diotorisasi untuk meminta salinan file yang diperlukan untuk inspeksi.
Otorisasi untuk memanggil jurnalis dan pihak lain yang terlibat.
Isi laporan dengan cara yang disetujui oleh pihak yang berkepentingan.
Berikan rekomendasi untuk menyelesaikan laporan.
Buat pengumuman tentang hasil pertemuan.
Berikan saran kepada lembaga negara untuk meningkatkan layanan publik menjadi lebih baik.

Sumber : materibelajar.co.id

Tags:
About Author: jakart22