4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Ulkus saat puasa benar-benar bisa menjadi kendala untuk beribadah di bulan Ramadhan. Gejala-gejala maag yang ditandai dengan sakit perut, mual, bengkak, nyeri dada, bisa benar-benar menjadi alasan untuk membatalkan puasa.

Namun, maag sebenarnya bukanlah halangan yang signifikan untuk memaksimalkan ibadah selama hari-hari puasa. Dengan catatan, Anda tahu tips dan cara pasti untuk mencegah bisul perut dari berulang selama puasa. Apa sarannya?

Bagaimana cara mencegah maag saat puasa agar tidak kambuh?

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

1. Selalu berusaha untuk bangkit
Kondisi maag saat puasa umumnya dapat dicegah jika Anda selalu mencoba setiap kali makan untuk puasa, jangan menjadikannya kebiasaan tanpa puasa. Mungkin Anda bisa keluar sekali atau dua kali karena berbagai alasan. Namun, jika ini terus berlanjut, risiko menderita maag selama puasa meningkat.

Tukak lambung bisa kambuh lagi di waktu puasa, terutama pada siang hari dari jam 10 sampai 12. Usahakan subuh, sebaiknya hindari makanan yang berisiko meningkatkan radang lambung.

2. Istirahat cepat dalam waktu
Kehidupan Anda yang sibuk di tempat kerja atau kemacetan parah saat Anda tiba di rumah, terkadang menjadi alasan untuk menunda berbuka puasa. Waktu berbuka yang cepat sangat penting untuk mencegah tukak lambung berulang, jangan terbiasa menunda-nunda ketika puasa istirahat.

Hindari memecah minuman cepat saji yang mengandung kafein. Persiapkan jadwal makan baru selama bulan puasa ini. Jika sebelumnya Anda sudah makan tiga kali sehari, Anda dapat mengubahnya empat atau lima kali dari saat berbuka puasa ke waktu Peraturan dengan setiap porsi yang lebih kecil, sehingga Anda tidak kenyang.

3. Konsumsi makanan kaya serat saat sahur
Pastikan saat subuh, makanlah makanan yang kaya serat. Serat ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, beras, agar-agar dan gandum. Makanan kaya serat biasanya mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat jenis ini membutuhkan waktu yang lambat untuk diserap ke dalam sistem tubuh.

Makanan kaya serat ini bisa memperlambat pengosongan lambung. Mengapa ini penting? Karena jika perut Anda kosong, asam lambung bisa mengiritasi dinding lambung dan menyebabkan rasa sakit. Ini dapat meningkatkan risiko kekambuhan ulkus selama puasa.

4. Hindari makanan yang menyebabkan sakit maag
Saat fajar dan berbuka puasa, Anda harus menghindari makanan yang dapat menyebabkan bisul selama kambuh puasa. Hindari makanan berlemak, karena makanan yang mengandung banyak lemak dapat meningkatkan radang selaput perut.

Dokter dari University of Maryland Medical Center merekomendasikan pasien dengan gastritis (gastritis) untuk menghindari makanan olahan yang mengandung gula (selain lemak trans). Mie dan pasta adalah contoh makanan olahan yang dapat mengiritasi lapisan perut. Makanan pedas seperti cabai rawit, mustard, dan saus cabai juga dapat memperburuk gejala gastritis.

Baca Juga :

Tags:
About Author: jakart22